Suplement Official Website (Blog) Gubernur dan Wakil Gubernur (WaGub) DKI Jakarta 2012 – Joko Widodo (Jokowi) – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atau JB "Jakarta Baru!"

Dengan maraknya isu SARA pada Pilkada Gubernur DKI Jakarta 2012 ini, maka semakin terlihatlah miskinnya kreatifitas strategi kandidat gubernur yang mengandalkan segala cara, baik halal maupun tidak halal.

Sensitivitas dari aparat Komisi Pemilihan Umum
(KPU) dan Panitia Pengawas atau Badan Pengawas Pemilu
masih belum terlihat nyata. “Masih sama seperti biasa dan
karenanya ditangani secara biasa,” menurut Direktur Eksekutif
Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ahmad Fauzi Ray
Rangkuti, Rabu (1/8/2012) siang.

Pilgub putaran pertama NI 2012 lalu menghasilkan 2 pemenang dan sekaligus kandidat untuk bersaing di putaran kedua, dan yaitu pasangan
Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan
pasangan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli. Putaran
kedua akan digelar pada September mendatang.
“Isu SARA sekecil apa pun harus diredam. Tak cukup dengan pidato, imbauan, kumpul-kumpul,
sembari bagi-bagi buku pribadi tulisan Ketua Panwas DKI, tetapi dibutuhkan tindakan cepat, terintegrasi, dan sampai ke akar-akarnya,” kata Ray.

Bahkan, jika saja kinerja seperti saat ini, institusi pengawas
pemilu lebih baik ditiadakan karena minus-guna, tak
efektif, dan juga tak signifikan untuk membantu
pelaksanaan pilkada dan pemilu yang jujur, adil, dan
demokratis. Isu SARA membuat demokrasi menjadi tak
berguna.

Atau memang Panwaslu sudah dibutakan oleh strategi jahat pasangan lainnya yang menghalalkan segala cara menang?

“Pemilih dibodohkan, diajak memilih dengan dasar SARA,
bukan visi, program, cita-cita, dan perilaku sosial calon
pemimpin. Isu SARA pasti akan membuat sentimen SARA
mengemuka,” ujar Ray.

Menurut kami para relawan kandidat nomor 3, cara terbaik untuk menang adalah dengan strategi natural, melalui kepribadian kandidat yang sudah bersahaja, dan kesederhanaan materi yang disampaikan.

Masyarakat termasuk kami kan melihatnya figur bukan strategi, karena strategi siapa pun bisa buat yang baik-baik dan bagus, bahkan terlihat jangka panjang. Namun kepribadian yang akan menentukan apakah strategi yang sangat canggih tersebut dapat dan akan dilaksanakan.

Warga Jakarta tetaplah melek jangan dibutakan oleh materi, tidak semua kandidat korup, tidak semua kandidat tidak ingin Jakarta Berubah menjadi Jakarta Baru.

Salam Jakarta Baru!

Comments on: "Isu SARA mengemuka, Panwaslu Dkk Tak Serius" (2)

  1. yang bener neh khan yg mneyebabkan kebakaran bukan foke tp kesalahan manusia yg lalai penggunaan listrik hingga mengakibtakn konsleting & kebakaran…tul gak…tul gak….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: